My Name Sa Nul: Sebuah Perjalanan

Tentang buku ini Buku ini dimulai dari sebuah adegan yang tidak biasa: guru-guru sekolah dasar yang mencium punggung tangan seorang murid, bukan sebaliknya. Murid itu anak bungsu KH Bahaudin Mudhary, ulama besar Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep. Yang menarik dari memoar ini adalah bahwa penulisnya menolak menikmati keistimewaan itu. “Aku

Membangun Daya Saing Indonesia Menghadapi Era Industri 4.0

Tentang buku ini Buku ini membahas satu pertanyaan yang jarang diajukan secara utuh: apa sebenarnya yang membuat sebuah bangsa berdaya saing, dan mengapa Indonesia belum sampai ke sana. Tiga belas bab menelusurinya berurutan — dari daya saing pasca krisis 1997/1998, stabilitas makro dan infrastruktur, transformasi struktural, rantai nilai global, daya

Corona, Subsistensi dan Kredit

Catatan pengantar Tulisan ini terbit pada 1 April 2020, ketika pandemi baru berjalan beberapa pekan dan pemerintah tengah menyiapkan bantuan langsung tunai. Yang dipersoalkan penulisnya bukan besaran bantuannya, melainkan satu hal yang lebih mendasar: sebagian besar orang yang paling membutuhkan tidak terdaftar di mana pun, sehingga tidak terlihat oleh sistem

Follow Us On Instagram

#achsanul.qosasi

Pengusaha | President of @maduraunited.fc | Member of Indonesian Parliament 2009-2014 | Member of Supreme Audit Board of Indonesia 2014-2024.