Yang Berbeda Dianggap Musuh

Dulu, kalau dua orang Madura dari kabupaten berbeda bertemu di satu tempat, percakapannya bisa berjalan begini: “Heh, kamu orang Bangkalan?” “Iya.” “Saya orang Sumenep!” Dan ujung-ujungnya ribut. Achsanul Qosasi menuliskan percakapan itu dalam memoarnya sebagai keterangan tentang pulau tempat ia lahir. Bagi orang Madura, katanya, kemenangan adalah harga diri dan kekalahan adalah aib. “Mengarahkan karakter […]
Sampai Kapan Pengusaha Lokal dan Ulama Sanggup

Setiap musim panen tembakau, ada satu percakapan yang berulang di Madura, dan isinya tidak pernah berubah. Achsanul Qosasi mencatatnya sepulang dari gudang induk PT Bawang Mas Group, tempat ia singgah dan berbincang panjang dengan pemiliknya, H. Khairul Umam — yang di Madura lebih dikenal sebagai H. Her. “Sudah cukup lama kami berjuang bersama untuk tembakau […]